Beda Tabung Vacutainer EDTA, Serum, dan Sodium Citrate
Salah memilih tabung sampel = salah hasil pemeriksaan. Berikut panduan singkat warna tutup tabung vacutainer yang paling sering dipakai di lab patologi klinik.
Tutup ungu — EDTA
Mengandung antikoagulan EDTA (K2/K3). Dipakai untuk pemeriksaan hematologi rutin: hemoglobin, leukosit, trombosit, dan hitung jenis. Wajib dibolak-balik 8–10 kali setelah pengambilan agar tidak menggumpal. Tabung EDTA juga jadi andalan saat lonjakan kasus DBD untuk pemantauan trombosit harian.
Tutup kuning / merah — Serum (clot activator)
Untuk pemeriksaan kimia klinik, serologi, imunologi (kolesterol, SGOT/SGPT, HBsAg, dsb.). Biarkan menggumpal 20–30 menit lalu sentrifus untuk mendapatkan serum.
Tutup biru — Sodium Citrate
Khusus pemeriksaan koagulasi: PT, APTT, fibrinogen. Rasio 9:1 darah:antikoagulan harus tepat — jangan dipakai jika tabung tidak penuh sesuai garis.
Tutup abu-abu — Sodium Fluoride
Mengawetkan glukosa agar tidak diuraikan sel darah. Wajib untuk pemeriksaan glukosa darah, terutama jika sampel akan tertunda diproses.
Tips penyimpanan & pengiriman
- Simpan tabung pada suhu ruang, terlindung sinar matahari
- Cek tanggal kedaluwarsa — vakum bisa hilang
- Jangan pakai tabung yang sudah penyok atau bocor
- Untuk pengiriman antar kota, gunakan ice pack & boks isolasi
Mau pesan tabung vacutainer dengan kualitas terjamin? Cek katalog tabung sampel di halaman produk MedzEasy atau lanjutkan baca panduan menghitung kebutuhan reagen bulanan supaya stok tidak pernah habis.
Lanjutkan langkah Anda
Tanya stok tabung via WhatsApp
Tim kami bantu pilihkan tabung sesuai analyzer & volume pemeriksaan harian Anda.