Lonjakan DBD 2025: Kesiapan Reagen NS1 & Hematologi di Lab Anda
Sepanjang 2025, Indonesia mencatat lebih dari 161 ribu kasus dengue dengan ratusan kematian (CNN Indonesia, Februari 2026). Lonjakan kasus berarti lonjakan permintaan pemeriksaan NS1, IgG/IgM dengue, dan hitung darah lengkap — momen krusial bagi lab untuk memastikan stok reagen aman.
Pemeriksaan kunci saat outbreak DBD
Saat pasien datang dengan suspek dengue, ada tiga lini pemeriksaan utama yang biasanya diminta dokter: NS1 antigen (untuk deteksi dini di hari 1–5 demam), IgG/IgM dengue (untuk konfirmasi di atas hari ke-5), serta hitung darah lengkap dengan fokus pada trombosit dan hematokrit. Ketiganya menggunakan reagen dan tabung sampel yang berbeda — kekosongan satu item bisa menahan keputusan klinis.
Pola permintaan yang perlu diantisipasi
Dari pengalaman menyuplai jaringan klinik & RS di Jabodetabek, permintaan reagen DBD bisa naik 2–4x lipat dalam 2 minggu saat curah hujan tinggi. Lab yang tidak menambah buffer stok di awal musim hujan biasanya kesulitan mendapat alokasi saat distributor sudah mulai antre. Gunakan rumus menghitung kebutuhan reagen bulanan dengan buffer ekstra 50% selama musim DBD.
Checklist kesiapan lab
- Reagen NS1 antigen (rapid & ELISA) — minimal stok 1,5x rata-rata bulanan
- Reagen IgG/IgM dengue dual test
- Tabung EDTA tutup ungu untuk hitung darah lengkap
- Kontrol & kalibrator hematology analyzer
- Tabung mikrotainer untuk pasien anak
Bagaimana MedzEasy membantu
MedzEasy menyuplai reagen dengue dari principal terpercaya seperti Mindray dan HORIBA serta tabung vacutainer dengan stok aktif untuk wilayah Jabodetabek. Saat outbreak, tim kami memprioritaskan pengiriman ke fasilitas yang sudah menjadi mitra rutin. Lihat katalog reagen imunoserologi & hematologi atau hubungi tim via WhatsApp untuk diskusi paket kesiapsiagaan musim DBD.
Lanjutkan langkah Anda
Pesan reagen DBD prioritas
Stok NS1, IgG/IgM, dan tabung EDTA siap kirim — chat WhatsApp untuk alokasi musim hujan.